
Sepeda motor merupakan salah satu sarana transportasi yang banyak dipilih oleh kebanyakan orang. Selain harganya yang jauh lebih murah ketimbang mobil, sepeda motor juga dapat diandalkan untuk menerobos kemacetan atau saat sedang terburu-buru. Namun di sisi lain para pengendara sepeda motor juga harus menghadapi resiko kehujanan dan terkena debu, tergelincir saat membelok, atau bahkan kontak langsung dengan tubuh saat terjadi kecelakaan. Mungkin hal inilah yang memunculkan ide Lit Motors menciptakan sebuah inovasi terbaru sebagai solusi dari segala permasalahan tersebut.
Lit Motors C-1 adalah sepeda motor bertenaga listrik yang dilengkapi dengan atap, pintu dan kemudi. Benar-benar jauh dari bayangan kita tentang bentuk sepeda motor pada umumnya. Namun keunikan motor ini tidak hanya berhenti sampai disitu. C-1 dilengkapi dengan teknologi gyroscopic yang membuat motor ini tetap berdiri tegak ketika mengalami benturan saat kecelakaan. Dua buah gyroscopic yang terletak di bawah kursi kemudi tersebut juga dapat menjaga kedua roda tetap berdiri tegak saat berhenti, tanpa harus ditahan oleh kedua kaki. Selain itu tenaga listrik yang menjadi penggerak motor ini dapat memacu motor dengan kecepatan tertinggi di angka 120 MPH.
Motor ini memang didesain dengan sangat memperhatikan unsur manusiawi. Hal tersebut dapat terlihat jelas dari bagian dalam motor yang nyaman dikendarai untuk perjalanan jarak jauh oleh satu orang atau dengan tambahan penumpang untuk jarak dekat. Pihak produsen juga mengklaim bahwa C-1 dapat dikatakan sebagai smartphone berjalan karena motor unik ini juga dilengkapi dengan koneksi internet, sehingga tetap memungkinkan pengendara untuk memantau perkembangan cuaca maupun kondisi lalu lintas. Perusahaan yang terletak di San Fransisco ini selalu mengedepankan moto “efficient, economical and ecological transportation solutions" dalam setiap hasil produksinya. Daniel Kim selaku CEO Lit Motors mengatakan bahwa motor ini nantinya akan dilepas ke pasaran mulai tahun 2013 dengan kisaran harga USD 16.000. Harga tersebut dirasa pantas mengingat masih banyak sepeda motor modern lainnya yang dilepas dengan harga tinggi, walaupun tidak memiliki teknologi listrik seperti C-1. Saat ini C-1 sendiri belum rampung 100% karena sedang dalam tahap penyempurnaan akhir.






